Tag Archives: Syukur

We Saw A Vision


Last week when I went to Dublin I found a garden called The Garden of Remembrance. It just a normal garden near city center about 10 minutes walk. It looks normal but when you see it from above, it has a cross like pool in it. At the end of the garden, there is a statue, four swan and three human, I don’t know what it’s called.

11059390_10205627839788147_5225240626390441470_o

The statue

11255851_10205627620662669_3317979772948544203_o

End of the garden

11334058_10205627620422663_5990833663956312166_o

The cross

What makes me interested with this garden is not the cross or the statue but a passage written in the wall beside the statue.

We Saw A Vision

In the darkness of despair we saw a vision. We lit the light of hope and it was not extinguished. In the desert of discouragement we saw a vision. We planted the tree of valour and it blossomed.

In the winter of bondage we saw a vision. We melted the snow of lethargy and the river of resurrection flowed from it.

We sent our vision aswim like a swan on the river. The vision became a reality. Winter became summer, bondage became freedom and this we left to you as your inheritance.

O generations of freedom remember us, the generation of the vision.

– Liam Mac Uistin

We are generation of freedom. Be proud of it but don’t forget the people that make it happen.

Tagged , ,

Thanks God


Hari minggu lalu, tepatnya tanggal 21 April saya memasuki tahun yang baru. Ya, tahun yang ke-25 setelah 24 tahun saya ada di dunia ini. Banyak hal yang sudah terjadi di tahun yang lalu, kejadian baik maupun buruk, semuanya telah terlewati.

Banyak orang yang merayakan hari ulang tahunnya dengan pesta yang meriah bahkan tidak sedikit yang berfoya-foya dengan kekayaan yang mereka miliki. Namun apa sebenarnya yang sebaiknya kita lakukan di hari ulang tahun kita? Tiap orang berbeda-beda menganggapi hal ini tapi bagi saya sendiri hari ulang tahun merupakan saat dimana kita bersyukur kepada Sang Pencipta, saat dimana kita berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang dilimpahkan-Nya selama setahun yang lalu. Tidak hanya syukur atas apa yang kita dapatkan tetapi juga atas kesempatan yang diberikan Tuhan untuk dapat terus berkarya di dunia ini.

Ada yang berkata ulang tahun bukanlah saat kita bertambah umur namun saat kita berkurang umur atau berkurang waktu kita di dunia. Saya setuju dengan kalimat tersebut, ulang tahun adalah saat dimana kita kehilangan satu tahun umur kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Lalu apa yang bertambah? sudah jelas pasti ada yang bertambah atau lebih tepatnya ada yang diharapkan untuk bertambah, seperti bertambah dewasa, bertambah bijaksana, bertambah pintar, dan lainnya. Sayapun juga berharap pada kesempatan yang diberikan Tuhan ini dapat membuat saya lebih dewasa, bijaksana, pintar, dan tentunya masih banyak lagi hal-hal yang saya harapkan dapat tercapai di tahun yang baru ini.

Kita tidak tau kapan Tuhan akan memanggil kita untuk kembali berada bersama Dia namun yang kita tau adalah bahwa Tuhan masih memberikan kita kesempatan untuk hidup dan berkarya di dunia ini.

“Nothing is wrong if we celebrate it but it is wrong if we don’t give thanks to God because we can still celebrate it”
– Anselmus –

Tagged , ,