Category Archives: Mindtalk

Every Second Counts


Tiket sudah ditangan, kereta sudah didepan mata, panggilan akhir sudah terdengar, tinggal selangkah lagi saya akan pergi ke Semarang. Namun ternyata keputusan akhir berkata berbeda, seperti layaknya suatu film, akhirnya saya memutuskan untuk tidak berangkat ke Semarang. Sekitar dua menit sebelum keberangkatan saya sudah sampai di stasiun. Dua menit yang sangat berarti karena saat itulah diambil keputusan yang sangat penting bagi saya. Apakah saya tetap berangkat ke Semarang atau tidak. Seperti tahun-tahun sebelumnya saya tidak pernah melewatkan sekalipun acara ini, namun tahun ini berbeda, ada hal lain yang lebih penting untuk dilakukan disini, di Bandung.

“Everything can still changes even a second before it’s too late”
– Anselmus –

Tagged , , ,

Why Complicate Life?


Missing somebody? just call, but we said that we don’t have time
Wanna meet up? just invite, but we often make an excuse not to meet
Wanna be understood? just explain, but we won’t listen the other
Have questions? just ask, but we keep it to our self
Don’t like something? just say it, but we pretend to like it
Like something? just state it, but we afraid to say
Want something? just ask for it, but we always want more
Love someone? just tell it, but we don’t have enough courage

We only have one Life just keep it simple.

“Life is simple but we make it complicated”
– Anselmus –

Tagged ,

Keep Smiling


Saat berselancar internet saya menemukan suatu kalimat motivasi yang sangat menarik bagi saya. Kalimat itu berbunyi seperti ini, “I think the most beautiful people are the ones who went through the toughest situations in life but still somehow manage to keep a smile on their face, especially if they have bright personality to go along with that smile”. Kalimat yang sangat bermakna, paling tidak bagi diri saya sendiri, hal ini tentu saja karena saya secara tidak sadar selalu melakukan hal tersebut, “Keep Smiling”. Seringkali teman-teman saya heran dengan saya, kenapa saya masih bisa tersenyum walaupun bukan dalam kondisi yang selalu baik.

Bagi saya tersenyum sudah menjadi hal yang wajar namun tentu saja tidak secara berlebihan juga. Dengan tersenyum saya merasakan adanya motivasi dalam diri saya yaitu saya masih bisa tersenyum. Terkadang saat mengalami kesusahanpun saya mencoba untuk tetap tersenyum, tak jarang harus “memaksa” untuk tersenyum. Dengan tersenyum secara tidak sadar kita sudah memberikan aura positif kepada diri kita sendiri bahkan kepada lingkungan di sekitar kita. Mulailah tersenyum untuk hal sekecil apapun, dengan begitu orang disekitar kita akan merasa nyaman dengan apa yang kita lakukan.

“Smiling is a simple way to enjoy your life”
– Anselmus –

Tagged ,

Thanks God


Hari minggu lalu, tepatnya tanggal 21 April saya memasuki tahun yang baru. Ya, tahun yang ke-25 setelah 24 tahun saya ada di dunia ini. Banyak hal yang sudah terjadi di tahun yang lalu, kejadian baik maupun buruk, semuanya telah terlewati.

Banyak orang yang merayakan hari ulang tahunnya dengan pesta yang meriah bahkan tidak sedikit yang berfoya-foya dengan kekayaan yang mereka miliki. Namun apa sebenarnya yang sebaiknya kita lakukan di hari ulang tahun kita? Tiap orang berbeda-beda menganggapi hal ini tapi bagi saya sendiri hari ulang tahun merupakan saat dimana kita bersyukur kepada Sang Pencipta, saat dimana kita berterima kasih kepada Tuhan atas apa yang dilimpahkan-Nya selama setahun yang lalu. Tidak hanya syukur atas apa yang kita dapatkan tetapi juga atas kesempatan yang diberikan Tuhan untuk dapat terus berkarya di dunia ini.

Ada yang berkata ulang tahun bukanlah saat kita bertambah umur namun saat kita berkurang umur atau berkurang waktu kita di dunia. Saya setuju dengan kalimat tersebut, ulang tahun adalah saat dimana kita kehilangan satu tahun umur kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Lalu apa yang bertambah? sudah jelas pasti ada yang bertambah atau lebih tepatnya ada yang diharapkan untuk bertambah, seperti bertambah dewasa, bertambah bijaksana, bertambah pintar, dan lainnya. Sayapun juga berharap pada kesempatan yang diberikan Tuhan ini dapat membuat saya lebih dewasa, bijaksana, pintar, dan tentunya masih banyak lagi hal-hal yang saya harapkan dapat tercapai di tahun yang baru ini.

Kita tidak tau kapan Tuhan akan memanggil kita untuk kembali berada bersama Dia namun yang kita tau adalah bahwa Tuhan masih memberikan kita kesempatan untuk hidup dan berkarya di dunia ini.

“Nothing is wrong if we celebrate it but it is wrong if we don’t give thanks to God because we can still celebrate it”
– Anselmus –

Tagged , ,

Thank You For [Not] Smoking


Smoking

Thank You For [Not] Smoking

Peraturan ada untuk dilanggar, mungkin itu adalah sesuatu yang umum di masyarakat terutama di negara yang saya tinggali ini, Indonesia. Gambar diatas merupakan salah satu contoh kurangnya kesadaran masyarakat akan adanya aturan. Aturan harusnya dibuat untuk mentertibkan masyarakat bukan untuk dilanggar. Mungkin hal ini terjadi juga karena kurangnya partisipasi masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menegakkan aturan itu sendiri.

Di negara tetangga kita Singapura, papan laranganpun sudah cukup membuat kita enggan untuk melanggarnya hal ini dikarenakan di setiap papan larangan dicantumkan denda yang harus dibayarkan jika melanggar aturan tersebut

Singapore MRT Fine Sign

Singapore MRT Fine Sign

Mungkin jika hal ini diterapkan pula di Indonesia yang menjadi masalah adalah adakah penegak hukum yang selalu setia memantau jika ada pelanggaran terjadi? atau yang lebih parah lagi hal ini bisa dijadikan sarana bagi penegak hukum yang korup untuk mengambil keuntungan. Memang bagaimanapun juga yang perlu diubah adalah manusia di dalamnya, asalkan masyarakat sadar akan pentingnya suatu aturan tersebut saya yakin pasti Indonesia akan menjadi lebih baik.

“Start something from yourself. Follow the rules and others will follow you”
– Anselmus –

Tagged , ,